Dinosaurus Dalam Islam, Di Sebutkan dalam Al-Qur’an?

  • Whatsapp
Dinosaurus dalam Islam
Advertisement
Advertisement

Selama Ini kita mengenal adanya Dinosaurus dalam Ilmu Pengetahuan dan Fosil yang diteliti oleh para ilmuan. Namun bagaimanakan Dinosaurus dalam Islam? Mari kita cari tahu tentang hewan pra-sejarah salah satunya dinosaurus ini dalam pandangan Islam.

Membahas mengenai hewan Pra-sejarah memanglah hal menarik, pasalnya terdapat hewan yang berukuran sangat besar yang hidup sekitar 65 juta tahun yang lalu sebelum kepunahan terjadi.

Adakah Dinosaurus Dalam Islam?

Advertisements

Para ilmuan juga berhasil membuktikan adanya hewan pra-sejarah ini dengan bukti-bukti fosil yang ditemukan dan bisa kita lihat sampai detik ini di dalam museum-museum diberbagai belahan dunia.

Akan tetapi yang menjadi pembahasan kita kali ini adalah apakah Al-Qur’an pernah membahas tentang adanya makhluk besar seperti dinosaurus ini? Sebelumnya yang kita tahu bahwa Allah SWT menciptakan semua makhluknya termasuk manusia, hewan serta tumbuhan yang ada.

Advertisements

Sesuai yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat An-Nazi’at Ayat 33 sebagai berikut:

مَتَٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ

Bacaan Lainnya

Advertisement

“Matā’al lakum wa li`an’āmikum”.

Iklan

Artinya: (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

Advertisements

Selain itu juga dijelaskan pada Al-Qur’an Surat Luqman Ayat 10 yaitu sebagai berikut:

Advertisements

خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ وَأَلْقَىٰ فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِكُمْ وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ ۚ وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ

“Khalaqas-samāwāti bigairi ‘amadin taraunahā wa alqā fil-arḍi rawāsiya an tamīda bikum wa baṡṡa fīhā ming kulli dābbah, wa anzalnā minas-samā`i mā`an fa ambatnā fīhā ming kulli zaujing karīm”.

Baca juga: Kenali Tanda-Tanda dari Allah Bahwa Dia Adalah Jodohmu

Artinya: Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

Advertisements

Sesuai surat berikut bahwa setelah Allah SWT menciptakan Bumi dan Langit, Allah SWT menciptakan Binatang-binatang beserta tumbuhan-tumbuhan yang baik, termasuk binatang-binatang pra-sejarah dan binatang-binatang yang kita temui saat ini. Wallahu A’lam Bishawab.

Kita juga bisa melihat bukti yang lain tentang hewan pra-sejarah ini yang saling berhubungan, Seperti halnya terciptanya Nabi Adam AS dalam sebuah Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 3079, Rasulullah SAW bersabda:

Iklan

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

خَلَقَ اللَّهُ آدَمَ وَطُولُهُ سِتُّونَ ذِرَاعًا، ثُمَّ قَالَ: اذْهَبْ فَسَلِّمْ عَلَى أُولَئِكَ مِنْ الْمَلاَئِكَةِ، فَاسْتَمِعْ مَا يُحَيُّونَكَ تَحِيَّتُكَ وَتَحِيَّةُ ذُرِّيَّتِكَ. فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَقَالُوا: السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَزَادُوهُ: وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَكُلُّ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ آدَمَ، فَلَمْ يَزَلْ الْخَلْقُ يَنْقُصُ حَتَّى الآنَ.

Advertisements

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah SAW bersabda:

Allah SWT menciptakan Adam AS dan tingginya enam puluh hasta, kemudian Dia berfirman:

Advertisements

Pergilah kamu dan berilah salam kepada mereka para malaikat, maka dengarkanlah bagaimana mereka menjawab salam penghormatan kepadamu dan juga salam penghormatan anak keturunanmu.

Baca juga: Ternyata Benar, Larangan Mencabut Uban Dalam Islam

Maka Adam menyampaikan salam:
al-salaamu alaikum (salam sejahtera untuk kalian).
Mereka menjawab:
al-salaamu alaika wa rahmatullah (salam sejahtera dan rahmat Allah untukmu) Mereka menambahkan kalimat wa rahmatullah.

Advertisements

Setiap orang yang akan masuk surga sifatnya seperti Adam as, dan manusia terus saja berkurang (tingginya) sampai sekarang.

Iklan
Advertisements

Dikutip dari situs Brainly, 1 Hasta sama dengan 45cm. Jadi jika tinggi Nabi Adam AS 60 hasta berarti 45cm x 60 sama dengan 2700 cm atau sama dengan 27 meter, Allahu Akbar.

Sedangkan Dinosaurus tertinggi menurut National Geographic adalah setinggi 12 Meter saja, jauh lebih tinggi Nabi Adam dari pada dinosaurus tertinggi yang pernah ditemukan. Itu artinya bukan tidak mungkin jika dahulu terdapat hewas sebesar itu mengingat Nabi Adam juga memiliki tubuh yang besar.

Dinosaurus Dalam Islam, Di Sebutkan dalam Al-Qur'an? 2021
Ilustrasi

Adakah Kaitan Dinosaurus dan Manusia?

Dinosaurus sendiri diprediksi punah sekitar 65 juta tahun yang lalu, dan hidup dibumi sekitar 145 juta tahun yang lalu dan dibandingkan manusia yang belum begitu lama berada dibumi dari pada puluhan juta tahun yang lalu.

Advertisements

Baca juga: Kumpulan Doa dan Dzikir Lengkap Setelah Sholat Fardhu

Dari sini kita bisa melihat dan memperkirakan bahwa tidak ada keterkaitan antara manusia dan hewan yang disebut dinosaurus tersebut yang dikaitkan secara langsung juga oleh Al-Qur’an.

Selain itu juga tidak ditemukannya satupun dalil baik dari Al-Qur’an maupun sunnah yang menyebutkan jenis hewan seperti ini. Maka dari itu selayaknya kita tidak memaksakan dalil untuk memihak teori tersebut.

Dalam Fatwa Islam

Didalam fatwa islam juga dijelaskan bahwa:

Advertisements

وليس في نصوص الكتاب والسنة ما يثبت أو ينفي وجود هذه المخلوقات، وفي القرآن الكريم ما فهم منه بعض العلماء : وجود مخلوقات على الأرض قبل آدم عليه السلام

Advertisements
Iklan

Tidak ada dalil tegas dari al-Quran maupun sunah yang menetapkan adanya makhluk tersebut maupun yang meniadakan keberadaan makhluk tersebut. Dalam al-Quran, terdapat ayat yang dipahami sebagian ulama bahwa ada makhluk yang tinggal di bumi ini sebelum kehadiran Nabi Adam ‘alaihis salam. (Fatwa Islam, no. 166097).

Baca juga: Sholat Jum’at: Syarat, Bacaan, Doa dan Keutamaannya

Kesimpulan

Itulah tadi pembahasan tentang keterkaitan dinosaurus dalam islam, didunia ilmu pengetahuan pun masih menjadi teori, dan dijelaskan dalam islam kita harus membedakan antara teori dan fakta. Dan didalam dalil yang ada di Al-Qur’an maupun sunnah juga tidak terdapat hal yang membahas tentang jenis hewan yang satu ini.

Wallahu A’lam Bishawab

Artikel Kesehatan Untuk Anda:

Advertisements
Advertisement

Pos terkait

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *