Sebelum model bahasa besar berbahasa Indonesia menjadi perbincangan luas, ada satu proyek yang lebih dulu menaruh bahasa daerah di garis depan: Sahabat-AI. Inisiatif ini digagas GoTo bersama Indosat Ooredoo Hutchison, dan pertama kali diperkenalkan pada forum Indonesia AI Day pada November 2024. Pada 2 Juni 2025, proyek itu naik kelas dengan model berkapasitas 70 miliar parameter yang dilengkapi layanan chat multibahasa.
Artinya, pembaca tidak hanya berhadapan dengan pengumuman model baru. Sejak Juni 2025 itu, Sahabat-AI juga hadir sebagai layanan percakapan yang bisa dicoba langsung, bukan sekadar berkas model untuk pengembang. Artikel ini membahas sejarah singkatnya, bahasa yang didukung, dan cara mencoba layanannya secara bijak.
Dari Indonesia AI Day ke Model 70 Miliar Parameter
Sahabat-AI diperkenalkan sebagai ekosistem model bahasa besar (LLM) open-source yang dirancang khusus untuk bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa daerah. Pada tahap awal, proyek ini menghadirkan model berkapasitas 8 miliar dan 9 miliar parameter. Saat peluncuran model 70 miliar parameter pada Juni 2025, GoTo dan Indosat menyatakan kedua model awal itu telah diunduh lebih dari 35.000 kali di Hugging Face.
Lonjakan ke 70 miliar parameter diklaim perusahaan membawa akurasi yang lebih tinggi dan kemampuan penalaran yang lebih kuat. Perlu dibedakan di sini: angka parameter dan klaim akurasi tersebut berasal dari pernyataan resmi pengembang, bukan hasil pengujian independen yang dikutip artikel ini. Yang bisa dipastikan dari siaran pers resminya adalah tanggal peluncuran, jalur akses layanan chat, dan daftar bahasa yang didukung.
Dari sisi infrastruktur, Sahabat-AI berjalan di atas GPU Merdeka, layanan cloud AI dari Lintasarta, unit usaha Indosat. Menurut pernyataan perusahaan, seluruh data dan infrastruktur GPU yang melayani model ini disimpan di wilayah Indonesia atau di server milik pengguna sendiri, sehingga diklaim mematuhi regulasi data nasional. Pemberitaan peluncuran juga menyebut model ini dirancang efisien sehingga dapat dijalankan dengan dua unit GPU H100, jauh lebih sedikit dibanding model sekelas yang umumnya membutuhkan belasan GPU. Klaim efisiensi ini tetap perlu dibaca sebagai pernyataan pihak peluncur, bukan tolok ukur yang sudah diuji di sini.
Bahasa yang Didukung dan Siapa yang Diuntungkan
Model Sahabat-AI 70 miliar parameter dapat digunakan dalam bahasa Indonesia dan empat bahasa daerah: Jawa, Sunda, Bali, dan Batak, ditambah sejumlah bahasa internasional lainnya. Bagi pengguna, ini berarti percakapan tidak harus selalu memakai bahasa Indonesia formal atau bahasa Inggris. Pertanyaan sehari-hari, penjelasan materi belajar, atau draf surat bisa dicoba dalam bahasa daerah yang dikuasai pengguna.
Pengembang membidik pemakaian yang luas: perusahaan rintisan, laboratorium universitas, hingga institusi layanan publik. Kerja sama pengembangannya pun melibatkan sejumlah universitas, antara lain Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Universitas Udayana, dan Universitas Sumatera Utara. Bagi pembaca umum, manfaat paling langsung tetap ada pada layanannya: bertanya dan mendapat jawaban dalam bahasa yang alami, tanpa harus mengunduh atau menjalankan model sendiri.
Cara Mencoba Layanan Chat Sahabat-AI
Berdasarkan pengumuman resmi Juni 2025, layanan chat Sahabat-AI dapat diakses melalui dua jalur. Pertama, lewat situs sahabat-ai.com. Kedua, lewat aplikasi GoPay pada menu “Layanan Favorit Warga”. Langkah umumnya: buka salah satu jalur tersebut, cari layanan Sahabat-AI, lalu mulai percakapan dengan menulis pertanyaan dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah yang didukung.
Untuk percobaan pertama, mulailah dari pertanyaan ringan yang jawabannya mudah Anda periksa, misalnya meminta ringkasan topik umum, bantuan menyusun draf pesan, atau penjelasan kosakata dalam bahasa daerah. Jika jawabannya terasa janggal, tanyakan ulang dengan kalimat yang lebih spesifik, atau minta model menjelaskan langkah demi langkah. Perlu dicatat, pengumuman ini berasal dari Juni 2025, sehingga tampilan situs, nama menu, atau alur masuk saat ini bisa saja berubah. Bila menu yang disebut di atas tidak ditemukan, ikuti petunjuk terbaru di kanal resmi Sahabat-AI atau GoPay.
Untuk pengembang, modelnya sendiri tersedia secara gratis melalui situs Sahabat-AI dan halaman resmi Sahabat-AI di Hugging Face, menurut siaran pers yang sama. Jalur ini berbeda dengan layanan chat untuk pengguna umum, karena membutuhkan perangkat dan keterampilan teknis untuk menjalankan model.
Batasan yang Perlu Diingat Sebelum Memercayai Jawabannya
Chatbot, termasuk Sahabat-AI, bisa salah. Jawaban yang terdengar meyakinkan belum tentu benar, terutama untuk topik yang berubah cepat seperti harga, jadwal, aturan resmi, atau kabar terbaru. Untuk hal-hal penting, verifikasi jawaban ke sumber resmi atau sumber primer sebelum dipakai mengambil keputusan.
Untuk urusan kesehatan, hukum, dan keuangan, jadikan jawaban chatbot sebagai bahan awal saja, bukan pengganti tenaga profesional atau dokumen resmi. Hindari pula membagikan data pribadi yang sensitif, seperti kata sandi, nomor identitas, atau informasi keuangan, ke kolom percakapan. Terakhir, jangan memakai jawaban chatbot sebagai satu-satunya rujukan untuk berita atau tugas yang menuntut kutipan sumber, karena chatbot tidak selalu menunjukkan dari mana sebuah pernyataan berasal.
Bedanya dengan Model GoTo 27 Miliar Parameter
Pembaca sanepo.com mungkin sudah membaca artikel kami tentang LLM open-source GoTo 27 miliar parameter berbahasa Indonesia. Kedua artikel ini membahas model yang berbeda. Artikel itu mengulas model GoTo 27 miliar parameter yang diumumkan kemudian, sementara artikel ini mengulas Sahabat-AI 70 miliar parameter: proyek bersama GoTo dan Indosat yang sudah lebih dulu hadir sejak November 2024 dan dilengkapi layanan chat multibahasa pada Juni 2025. Dengan kata lain, Sahabat-AI adalah pendahulu yang memberi konteks sejarah, sedangkan model 27 miliar parameter adalah babak berikutnya dari upaya model terbuka berbahasa Indonesia. Membaca keduanya memberi gambaran yang lebih utuh tentang bagaimana model lokal ini berkembang dari waktu ke waktu.
Penutup
Sahabat-AI 70 miliar parameter menarik bukan semata karena ukurannya, melainkan karena ia mencoba menjawab kebutuhan yang spesifik: percakapan AI dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah, lewat layanan yang bisa dijangkau pengguna umum. Cobalah layanannya untuk keperluan ringan, uji jawabannya dengan pertanyaan yang bisa Anda periksa, dan tetap verifikasi hal-hal penting ke sumber resmi. Dengan begitu, AI lokal ini bisa menjadi alat bantu yang berguna, tanpa membuat kita berhenti berpikir kritis.













