Cara Menghilangkan Sakit Kepala Tanpa Obat

  • Whatsapp
Sakit Kepala

text-align-justify">Cara Menghilangkan Sakit Kepala Tanpa Obat – Tips Kesehatan, Sakit kepala merupakan sakit yang sering terjadi pada kita. Berbagai obat telah dicoba untuk menghilangkan rasa sakit kepala itu, namun ada yang cocok dan ada yang tidak.

text-align-justify">Ada beberapa cara untuk menghilangkan sakit kepala anda tanpa menggunakan obat. Selain hemat, penggunaan obat secara alami tidak akan menimbulkan efek samping seperti ngantuk.

text-align-justify">Cara dibawah ini terbukti efektif dan umumnya mempunyai dasar teori pada dunia kedokteran yang berhubungan. Anda boleh memutuskan untuk mencoba beberapa metode pengobatan dan memilih metode terbaik menurut anda.

advertisement

Baca juga: 8 Cara Tepat Mengatasi Depresi atau Stress

1. Untuk Efek Segera

text-align-justify">Tindakan pengobatan di bawah ini dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi nyeri saat sakit kepala menyerang.

  • Mandi dengan cara menyiram tubuh atau dengan shower
  • Istirahat, berbaring di ruangan gelap
  • Hindari lampu terang atau nyala lampu yang menyilaukan
  • Taruh sesuatu yang dingin di bagian belakang leher, seperti handuk yang dingin dan basah; atau taruh bergantian antara handuk dingin dan handuk hangat di tempat nyeri
  • Taruh kompres dingin di kening, sambil merendam kaki di wadah berisi air hangat
  • Minum air atau jus buah alami, terutama jus tomat
  • Apabila Anda belum makan sama sekali, coba konsumsi makanan atau minuman yang bergizi
  • Pijatlah wajah, kepala, leher, bahu dan punggung Anda agar otot-otot lebih rileks.

Pemijatan Sederhana

  • Tekan dua titik pressure di bagian belakang leher yang berjarak kira-kira dua inci, terletak tepat di bawah tengkorak, satu sampai dua menit. Tindakan ini dapat melepaskan endorphin yang dapat membantu melegakan nyeri.
  • Pijat atau tekan bagian berdaging antara ibu jari dan jari telunjuk.
  • Tekuk pelan-pelan kepala Anda ke kanan atau ke kiri untuk meregangkan otot-otot leher. Pijat dan rileks-kan otot-otot yang tegang.
  • Hindari sumber stress.
  • Hindari berolahraga saat sakit kepala jika olahraga tersebut menambah nyeri pada kepala dan leher.
  • Minum vitamin C, vitamin B6, choline, triptofan, serta niacin dan/atau magnesium

Baca juga: 10 Makanan Sehat Membuat Gemuk Badan

2. Pengobatan ala Chiropraktik

text-align-justify">Menurut kaidah chiropraktik, sakit kepala kadangkala disebabkan oleh bergesernya tulang belakang dari tempatnya, tapi karena pergeseran ini sangat sedikit biasanya tidak terdeteksi.

text-align-justify">Pergeseran ini bisa jadi disebabkan karena mengangkat barang yang berat atau posisi duduk yang salah yang bisa mengganggu syaraf-syaraf di tulang belakang sehingga menyebabkan sakit kepala.

advertisement

text-align-justify">Chiropractor (praktisi chiropraktik) biasanya mengobati sakit kepala dengan mendorong tulang-tulang tersebut secara perlahan untuk mengembalikan posisinya.

  • Metode yang dapat melegakan sakit kepala yang disarankan oleh chiropractor adalah dengan melakukan peregangan otot leher ke kiri dan ke kanan secara perlahan dan lembut (peringatan : jangan melakukan gerakan berputar!).
  • Hindari duduk dengan kepala tertunduk dalam waktu yang lama dan berbaring telentang dengan kepala disangga bantal. Jika hendak memakai bantal sebaiknya gunakan bantal yang dapat menyangga leher tapi tidak menyangga kepala terlalu tinggi.
  • Saat berbaring miring, gunakan bantal untuk menyangga kepala dan leher. Saat duduk, contohnya bekerja dengan computer, sering-seringlah mengubah posisi duduk dan cermati apakah ada otot bahu yang tegang saat menyangga tangan.

Baca juga: Cara Ampuh Meningkatkan Stamina yang Hilang

3. Biofeedback

text-align-justify">Dengan biofeedback, seseorang akan belajar mengendalikan fungsi tubuh yang diatur oleh syaraf tak-sadar, misalnya detak jantung. Beberapa fungsi tubuh seperti otot tegang, telapak tangan yang dingin dan dilepaskannya hormon-hormon dalam darah seperti adrenalin adalah kendali syaraf tak-sadar yang terlibat dalam sakit kepala.

text-align-justify">Biofeedback berarti memanfaatkan informasi yang tersedia oleh tubuh yang dikendalikan oleh syaraf tak sadar, lalu secara sadar informasi-informasi tersebut dirubah agar sesuai dengan kehendak kita.

Bacaan Lainnya
advertisement

text-align-justify">Apabila hal ini dilatih terus menerus, orang akan terbiasa mengatur fungsi tubuhnya agar bekerja sesuai kehendaknya.

text-align-justify">Fase I pada migrain mirip dengan respon tubuh terhadap rasa takut. Pada fase I, darah dari tangan dan kepala mengalir ke otot besar. Tangan, terutama ujung-ujung jari akan menjadi dingin karena darah tertarik keluar.

text-align-justify">Perasaan bingung atau ketidakmampuan untuk berpikir jernih yang muncul dalam fase I mirip dengan rasa takut. Rasa nyeri akan muncul di fase II, ketika pembuluh-pembuluh darah kepala dan leher over-reaksi dan melebar kembali ke bentuk yang lebih besar daripada ukuran normal.

advertisement

text-align-justify">Sakit kepala ini dapat dicegah dengan menurunkan tingkat keparahan fase I yang kemudian dapat mencegah terjadinya fase II.

Baca juga: Cara Alami untuk Mengobati Flu, Pilek dan Influenza

text-align-justify">Tingkat hormon dalam darah yang menyebabkan kontraksi pembuluh-pembuluh darah, seperti serotonin dan adrenalin, bisa dikendalikan dengan biofeedback, misalnya dengan memikirkan hal-hal yang bersifat rileks dan menyenangkan.

text-align-justify">Kadar serotonin dapat dimonitor dengan memeriksa temperatur pada jari dan tangan misalnya dengan menggunakan thermometer atau dengan menempelkan telapak tangan pada pipi. Jika tangan terasa hangat atau panas, artinya sudah sesuai dengan suhu tubuh.

advertisement

text-align-justify">Apabila hal ini sering dilakukan, lama-lama orang akan menemukan tehniknya sendiri-sendiri dalam mengendalikan fungsi tubuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *