SANEPO – Menghadapi tahun ajaran baru 2025, kebutuhan mahasiswa akan perangkat komputasi yang fleksibel namun terjangkau semakin meningkat.
Tidak harus selalu laptop mahal, kini tablet murah dengan keyboard dan stylus menjadi solusi cerdas untuk menunjang aktivitas perkuliahan, mulai dari mencatat materi, menyusun skripsi, hingga presentasi.
Dengan anggaran di kisaran Rp 2 hingga 3 jutaan, mahasiswa sudah bisa mendapatkan paket lengkap yang menawarkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan fungsionalitas.
4 Tablet Murah dengan Keyboard dan Stylus
Berikut adalah analisis mendalam mengenai empat rekomendasi tablet terbaik yang layak dipertimbangkan tahun ini.
1. Advan Tab Sketsa 3: Paket Lengkap Paling Ekonomis
Merek lokal Advan kembali menunjukkan taringnya di pasar teknologi edukasi dengan menghadirkan Advan Tab Sketsa 3.
Perangkat ini menjadi definisi sebenarnya dari tablet murah dengan keyboard dan stylus karena dalam paket penjualannya, konsumen langsung mendapatkan keyboard case dan stylus pen tanpa perlu membelinya secara terpisah.
Dibanderol di kisaran harga Rp 2,1 juta hingga Rp 2,4 juta, tablet ini ditenagai oleh chipset Unisoc Tiger T606 yang cukup mumpuni untuk multitasking ringan. Dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB, mahasiswa dapat menyimpan ribuan dokumen PDF dan e-book tanpa khawatir kehabisan ruang.
Layar 10,1 inci HD IPS yang diusungnya memberikan kenyamanan visual yang cukup baik, didukung baterai 6000 mAh yang siap menemani aktivitas belajar seharian di kampus.
2. Xiaomi Redmi Pad SE: Layar Superior untuk Multimedia
Bagi mahasiswa yang mengutamakan kualitas visual, Xiaomi Redmi Pad SE adalah pilihan yang sulit ditolak. Meski sering dijual sebagai unit tablet saja, banyak peritel kini menawarkan paket bundling pihak ketiga yang menjadikannya opsi menarik sebagai tablet murah dengan keyboard dan stylus.
Berada di rentang harga Rp 1,9 juta hingga Rp 2,4 juta, keunggulan utama tablet ini terletak pada layar 11 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 90Hz, fitur yang jarang ditemukan di kelas harganya.
Berbeda dengan beberapa informasi yang beredar, Redmi Pad SE sejatinya ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 680 (bukan Helio G99), yang dikenal sangat efisien dalam penggunaan daya.
Efisiensi ini dipadukan dengan baterai jumbo 8000 mAh, menjadikannya juara dalam ketahanan baterai. Bodi metal unibody memberikan kesan premium dan kokoh saat dibawa bepergian, menjadikannya investasi jangka panjang yang aman bagi mahasiswa.
3. Teclast T50 Pro: Performa Tinggi dengan Helio G99
Jika performa adalah prioritas utama, Teclast T50 Pro hadir sebagai kuda hitam yang mengejutkan. Tablet ini sering direkomendasikan bagi mereka yang mencari tablet murah dengan keyboard dan stylus namun membutuhkan tenaga lebih untuk aplikasi berat.
Dengan harga kompetitif di kisaran Rp 2,4 juta hingga Rp 2,8 juta (tergantung kanal pembelian impor atau lokal), perangkat ini menawarkan spesifikasi di atas rata-rata.
Teclast T50 Pro dipersenjatai dengan chipset MediaTek Helio G99 yang jauh lebih bertenaga dibandingkan kompetitor sekelasnya. Dukungan RAM 8GB (yang bisa diperluas secara virtual) dan penyimpanan 256GB menjadikannya sangat responsif untuk multitasking intensif.
Layar 11 inci dengan resolusi 2K memastikan setiap detail teks dan grafik terlihat tajam, sangat membantu mahasiswa jurusan desain atau teknik yang membutuhkan presisi visual tinggi.
4. Advan Tab Sketsa 2: Alternatif Hemat Anggaran
Sebagai pendahulu dari seri Sketsa 3, Advan Tab Sketsa 2 masih tersedia di pasaran dan menjadi alternatif bagi mereka dengan anggaran yang sangat ketat.
Tablet ini tetap relevan sebagai tablet murah dengan keyboard dan stylus yang bisa diandalkan untuk tugas-tugas dasar. Dijual dengan harga mulai dari Rp 2 juta, perangkat ini menawarkan solusi praktis plug-and-play.
Meskipun menggunakan chipset Unisoc T310 yang lebih lawas dan RAM 4GB, tablet ini masih mampu menangani aplikasi pengolah kata dan browsing dengan baik.
Salah satu keunggulan utamanya adalah dukungan konektivitas 4G LTE yang memungkinkan mahasiswa tetap terhubung internet di mana saja tanpa bergantung pada jaringan WiFi kampus.
Ini adalah opsi solid bagi mahasiswa semester awal yang membutuhkan perangkat pencatat digital dengan biaya minimal.
Kesimpulan
Memilih perangkat kuliah di tahun 2025 tidak harus menguras tabungan. Keempat opsi di atas membuktikan bahwa kombinasi tablet murah dengan keyboard dan stylus mampu menggantikan peran laptop untuk sebagian besar tugas akademis.
Advan Sketsa 3 menang dalam kelengkapan paket, Redmi Pad SE unggul di kualitas layar dan baterai, Teclast T50 Pro memimpin dalam performa mentah, sementara Advan Sketsa 2 tetap menjadi opsi budget yang solid. Mahasiswa disarankan untuk memilih sesuai dengan prioritas kebutuhan studi mereka masing-masing.
***






