SANEPO – Pasar tablet global kembali mendapatkan opsi menarik di segmen entry-level rasa premium dengan kehadiran Alldocube iPlay 70 Max Pro.
Resmi diperkenalkan untuk pasar Jepang, perangkat ini menawarkan kombinasi spesifikasi yang agresif, mulai dari layar luas 13 inci beresolusi tinggi hingga konektivitas 5G, yang dibanderol dengan harga sangat kompetitif.
Kehadiran Alldocube iPlay 70 Max Pro menjadi sinyal kuat bahwa produsen teknologi kini semakin fokus menghadirkan perangkat produktivitas terjangkau yang tidak mengorbankan kualitas visual maupun performa.
Pasar perangkat tablet berukuran besar kini tidak lagi didominasi oleh merek-merek premium dengan harga selangit.
Alldocube, produsen elektronik yang dikenal dengan strategi harga ekonomisnya, resmi merilis Alldocube iPlay 70 Max Pro di Jepang dengan banderol JPY 29.999 atau sekitar Rp3,1 juta (kurs estimasi saat ini).
Tablet ini hadir sebagai solusi bagi pengguna yang membutuhkan area kerja visual luas tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Dominasi Layar 13 Inci dan Kualitas Multimedia
Daya tarik utama dari Alldocube iPlay 70 Max Pro terletak pada sektor visualnya. Perangkat ini mengusung panel IPS berukuran 13 inci, ukuran yang biasanya hanya ditemukan pada tablet flagship atau laptop ultrabook.
Layar tersebut didukung oleh resolusi 2K (1600 x 2560 piksel), yang menjanjikan ketajaman gambar optimal baik untuk membaca teks dokumen maupun menikmati konten video.
Untuk melengkapi pengalaman multimedia, Alldocube menyematkan sertifikasi Widevine L1.
Fitur ini sangat krusial bagi pengguna modern, karena memungkinkan perangkat untuk memutar konten dari platform streaming seperti Netflix, Disney+, dan Amazon Prime Video dalam resolusi Full HD atau lebih tinggi.
Tanpa sertifikasi ini, konten hanya akan berputar pada resolusi standar (SD) yang terlihat pecah di layar besar.
Lebih lanjut, sektor audio mendapat perhatian serius dengan konfigurasi delapan speaker (quad-array sistem).
Konfigurasi ini dirancang untuk menghasilkan suara yang lebih tebal dan surround, memberikan pengalaman imersif yang jarang ditemukan pada tablet di rentang harga setara.
Performa Unisoc S715: Efisiensi Bertemu Kecepatan
Di balik layarnya yang besar, Alldocube iPlay 70 Max Pro ditenagai oleh chipset Unisoc S715. Prosesor octa-core ini diklaim mampu menghasilkan skor AnTuTu Benchmark di kisaran 650.000 poin.
Angka tersebut menempatkan tablet ini pada posisi yang kompetitif, bahkan pihak Alldocube berani menyandingkan performanya dengan MediaTek Dimensity 1080 yang populer di kelas menengah.
Performa tersebut didukung oleh RAM sebesar 8GB yang memastikan aktivitas multitasking berjalan lancar.
Untuk penyimpanan data, tersedia memori internal 128GB berjenis UFS 2.2 yang memiliki kecepatan baca-tulis lebih baik dibandingkan eMMC konvensional. Pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar juga dapat memanfaatkan slot microSD yang tersedia.
Fokus pada Produktivitas dan Fleksibilitas
Alldocube tidak hanya menargetkan segmen hiburan, tetapi juga produktivitas. Alldocube iPlay 70 Max Pro dilengkapi dengan fitur PC Mode atau mode desktop.
Fitur ini mengubah antarmuka Android menjadi tampilan layaknya komputer dengan taskbar dan manajemen jendela aplikasi, memudahkan pengguna saat bekerja dengan banyak aplikasi sekaligus.
Fleksibilitas perangkat ini semakin bertambah dengan adanya Pogo Pin magnetik untuk menghubungkan keyboard fisik eksternal serta dukungan stylus dengan protokol USI 2.0.
Protokol ini memungkinkan respons yang lebih presisi untuk kegiatan mencatat atau menggambar digital.
Konektivitas 5G dan Ketahanan Daya
Keunggulan lain yang membedakan Alldocube iPlay 70 Max Pro dari kompetitornya adalah dukungan konektivitas seluler 5G melalui slot dual-SIM.
Fitur ini memungkinkan pengguna tetap terhubung dengan internet kecepatan tinggi di mana saja tanpa bergantung pada jaringan Wi-Fi publik. Selain itu, tersedia pula Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.0 untuk konektivitas nirkabel standar.
Untuk menopang layar 13 inci dan jaringan 5G, tablet ini dibekali baterai berkapasitas jumbo 10.000 mAh. Kapasitas ini diklaim mampu mendukung penggunaan seharian penuh.
Proses pengisian daya juga telah didukung teknologi fast charging 33W, yang membantu memangkas waktu pengisian baterai berukuran besar tersebut.
Meski saat ini baru tersedia di pasar Jepang, Alldocube telah memberikan indikasi kuat mengenai rencana peluncuran global.
Jika masuk ke pasar Indonesia dengan rentang harga yang sama, tablet ini diprediksi akan menjadi penantang serius bagi tablet lokal maupun merek Tiongkok lainnya yang sudah lebih dulu eksis.
***






