SANEPO – Pasar tablet kelas menengah di Indonesia kembali memanas dengan kehadiran POCO Pad, sebuah perangkat yang menawarkan spesifikasi di atas kertas sangat menggiurkan.
Melalui Review POCO Pad kali ini, terungkap bahwa perangkat ini membawa layar luas 12,1 inci beresolusi 2.5K serta dapur pacu Snapdragon 7s Gen 2 yang bertenaga.
Dibanderol pada kisaran harga Rp 3 jutaan, tablet ini hadir sebagai penantang serius bagi kompetitor yang mematok harga jauh lebih tinggi untuk spesifikasi serupa.
Apakah perangkat ini benar-benar memberikan nilai terbaik atau menyembunyikan kompromi fatal? Simak analisis mendalamnya berikut ini.
Desain Solid dan Layar 12,1 Inci yang Memanjakan Mata
POCO Pad mendobrak standar tablet kelas menengah dengan menghadirkan kualitas rancang bangun unibody berbahan aluminium.
Berdasarkan pengujian fisik, material ini memberikan kesan kokoh dan premium saat digenggam, serta tidak terasa ringkih meskipun memiliki dimensi yang cukup besar.
Dengan bobot yang terdistribusi secara seimbang, perangkat ini tetap nyaman digunakan meski bukan yang paling ringan di kelasnya.
Modul kamera belakangnya dirancang dengan estetika minimalis, meskipun pengguna harus menyadari bahwa hanya terdapat satu lensa kamera utama yang fungsional sementara lingkaran lainnya berfungsi sebagai lampu kilat.
Daya tarik utama dari perangkat ini terletak pada sektor visual. Layar berukuran 12,1 inci dengan resolusi 2.5K (2560 x 1600 piksel) menjadi keunggulan mutlak untuk Review POCO Pad ini.
Panel LCD yang digunakan mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz, menjadikan aktivitas menggulir menu maupun navigasi antarmuka terasa sangat mulus.
Tidak hanya itu, dukungan Dolby Vision menjanjikan pengalaman menonton konten multimedia yang imersif dengan reproduksi warna yang akurat. Namun, perlu dicatat bahwa tingkat kecerahan maksimal layar ini berada di angka 600 nits.
Angka ini sudah sangat mumpuni untuk penggunaan dalam ruangan, namun mungkin akan sedikit menyulitkan visibilitas saat digunakan di bawah paparan sinar matahari langsung yang terik.
Performa Snapdragon 7s Gen 2: Kencang untuk Multitasking dan Gaming
Beralih ke sektor dapur pacu, POCO tidak main-main dalam memilih otak pemrosesan. Penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2 terbukti mampu menangani berbagai beban kerja berat.
Dalam pengujian sintetis AnTuTu Benchmark, prosesor ini mampu mencetak skor di kisaran 640.000 poin. Angka tersebut merefleksikan kemampuan nyata perangkat dalam menangani manajemen aplikasi yang kompleks.
Bagi pengguna yang gemar bermain gim, tablet ini mampu menjalankan judul populer seperti Genshin Impact dengan stabilitas frame rate rata-rata 54 FPS pada pengaturan grafis menengah.
Sementara untuk gim kompetitif seperti Wild Rift, perangkat ini mampu melibasnya dengan rata-rata 59 FPS.
Keunggulan performa ini juga didukung oleh kapasitas RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan internal 256 GB berjenis UFS 2.2, yang menjamin kecepatan baca tulis data cukup responsif untuk kebutuhan harian maupun hiburan.
Produktivitas Maksimal dengan Ekosistem Aksesori
POCO Pad diposisikan bukan sekadar sebagai perangkat hiburan, melainkan juga alat produktivitas yang andal.
Dukungan terhadap Smart Pen dan Keyboard Cover (dijual terpisah) mengubah fungsi tablet ini menyerupai laptop ringkas.
Pena pintar yang kompatibel memiliki latensi rendah dan fitur handwriting recognition yang akurat, sangat membantu bagi pelajar maupun pekerja kreatif yang membutuhkan media untuk mencatat atau menggambar sketsa digital.
Tombol fisik pada pena juga berfungsi ganda untuk tangkapan layar cepat atau beralih ke aplikasi Mi Canvas.
Sementara itu, aksesori papan ketik magnetiknya menawarkan sensasi mengetik yang taktis dengan travel distance yang nyaman untuk pengetikan dokumen panjang.
Bobot aksesori keyboard yang mencapai 450 gram menambah stabilitas saat digunakan di atas meja.
Fitur multitasking seperti split-screen dan floating windows pada sistem operasi HyperOS berjalan tanpa kendala, memungkinkan pengguna membuka dokumen referensi sembari melakukan pertemuan daring via Zoom secara bersamaan.
Ketahanan Baterai dan Fitur Multimedia Lengkap
Untuk menunjang layar besarnya, POCO menyematkan baterai berkapasitas jumbo 10.000 mAh.
Berdasarkan pengujian PCMark, daya tahan baterainya mampu menembus angka 7 jam 45 menit untuk penggunaan intensif terus menerus.
Ini berarti perangkat dapat bertahan seharian penuh untuk skenario penggunaan normal seperti kuliah atau bekerja.
Meskipun demikian, teknologi pengisian daya 33W yang disertakan mungkin terasa agak lambat untuk mengisi kapasitas baterai sebesar itu hingga penuh, yang memerlukan waktu tunggu lebih lama dibandingkan kompetitor flagship.
Dari sisi audio, keberadaan empat speaker dengan teknologi Dolby Atmos memberikan separasi suara stereo yang jernih dan lantang.
Nilai tambah lainnya yang mulai jarang ditemukan pada tablet modern adalah ketersediaan jack audio 3.5mm, yang memungkinkan pengguna menggunakan headphone kabel favorit mereka tanpa memerlukan adaptor tambahan.
Sayangnya, absennya sensor pemindai sidik jari menjadi catatan kecil, dimana pengguna harus mengandalkan Face Unlock atau pola sandi konvensional untuk keamanan biometrik.
Kesimpulan: Raja Baru Tablet Android Kelas Menengah?
Secara keseluruhan, Review POCO Pad menyimpulkan bahwa perangkat ini menawarkan proposisi nilai yang sulit ditandingi di rentang harga Rp 3 jutaan.
Kombinasi layar 12,1 inci berkualitas tinggi, performa chipset Snapdragon yang stabil, serta dukungan ekosistem aksesori produktivitas menjadikannya pilihan cerdas bagi pelajar, mahasiswa, hingga pekerja remote.
Meskipun memiliki sedikit kekurangan pada kecerahan layar luar ruangan dan kecepatan pengisian daya, kelebihan yang ditawarkan jauh melampaui harganya.
Bagi konsumen yang mencari tablet serbabisa tanpa harus merogoh kocek dalam, POCO Pad adalah rekomendasi utama di tahun 2025 ini.
***






