SANEPO – Pasar tablet kelas menengah di Indonesia kembali memanas setelah Xiaomi Indonesia secara resmi memboyong dua perangkat terbarunya, POCO Pad M1 dan POCO Pad X1, dalam peluncuran global yang dihelat di Bali, Rabu (26/11/2025).
Meskipun diluncurkan bersamaan, terdapat perbedaan POCO Pad M1 dan X1 yang sangat signifikan dari sisi performa, ukuran layar, hingga kapasitas daya. Konsumen diharapkan cermat dalam memilih karena kedua perangkat ini menyasar segmen penggunaan yang berbeda meski berada dalam rentang harga Rp4 hingga Rp6 jutaan.
Kehadiran dua tablet ini menjadi angin segar bagi konsumen yang mencari perangkat produktivitas dan hiburan dengan harga terjangkau.
Namun, selisih harga sekitar Rp1,6 juta antara kedua model tersebut menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai spesifikasi apa yang sebenarnya ditawarkan.
Berdasarkan pantauan langsung dari rilis resmi dan data yang dihimpun dari Kontan, berikut adalah analisis mendalam mengenai komparasi kedua perangkat tersebut.
Perbandingan Harga dan Konfigurasi Memori
Faktor harga seringkali menjadi penentu utama. POCO Indonesia membanderol POCO Pad M1 dengan harga Rp4.199.000.
Dengan harga tersebut, konsumen mendapatkan konfigurasi RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB.
Di sisi lain, POCO Pad X1 diposisikan di segmen yang lebih tinggi dengan harga Rp5.799.000. Tablet ini menawarkan ruang penyimpanan yang dua kali lebih lega, yakni RAM 8GB dengan memori internal 512GB.
Bagi pengguna yang kerap menyimpan file besar atau menginstal banyak aplikasi gim berat, varian X1 jelas menawarkan keleluasaan lebih.
Duel Performa Chipset: Snapdragon 7s Gen 4 vs 7+ Gen 3
Perbedaan paling mencolok terletak pada “otak” pemrosesan. POCO Pad M1 ditenagai oleh Snapdragon 7s Gen 4.
Chipset ini dirancang untuk efisiensi daya yang optimal, sangat cocok untuk penggunaan harian seperti streaming, bekerja dengan dokumen, dan multitasking ringan.
Sementara itu, POCO Pad X1 hadir lebih gahar dengan Snapdragon 7+ Gen 3. Mengutip analisis teknis, seri 7+ (Plus) dari Qualcomm umumnya memiliki arsitektur yang mendekati seri 8 (flagship).
Hal ini membuat POCO Pad X1 jauh lebih unggul dalam menangani aplikasi berat, rendering video ringan, hingga bermain gim dengan grafis tinggi. Jika orientasi Anda adalah performa maksimal, X1 adalah pemenangnya di sektor ini.
Kualitas Layar: Visual Luas atau Ringkas?
Preferensi ukuran layar menjadi pembeda selanjutnya. POCO Pad M1 justru memiliki layar yang lebih besar, yakni 12,1 inci berpanel IPS LCD dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 120 Hz.
Ukuran ini sangat ideal untuk menggantikan fungsi laptop dalam skenario tertentu atau menikmati film dengan tampilan lega.
Berbeda strategi, POCO Pad X1 mengusung layar yang lebih ringkas berukuran 11,2 inci. Namun, kecil bukan berarti lemah.
Layar X1 memiliki resolusi lebih tinggi mencapai 3.2K dengan refresh rate 144 Hz—angka yang sangat diminati oleh para gamer kompetitif. Selain itu, panel X1 mendukung fitur HDR10 dan Dolby Vision yang memberikan rentang dinamis warna lebih hidup dibandingkan saudaranya.
Ketahanan Baterai dan Fitur Pengisian Daya
Dilansir dari data spesifikasi Xiaomi Indonesia, POCO Pad M1 memegang mahkota juara untuk kapasitas baterai. Tablet ini dibekali baterai jumbo 12.000 mAh.
Uniknya, M1 mendukung fitur reverse charging 27W, yang memungkinkannya berfungsi sebagai power bank darurat untuk perangkat lain. Pengisian dayanya sendiri menggunakan standar 33W.
Sebaliknya, POCO Pad X1 harus puas dengan kapasitas 8.850 mAh. Pengurangan kapasitas ini kemungkinan besar dilakukan untuk menjaga bobot perangkat agar tetap ringan mengingat ukurannya yang lebih kecil.
Namun, X1 mengkompensasinya dengan teknologi pengisian daya yang lebih cepat, yakni 45W, sehingga waktu tunggu pengisian daya menjadi lebih singkat.
Sektor Fotografi dan Kamera
Meski tablet jarang digunakan sebagai alat fotografi utama, kedua perangkat tetap menyertakan kamera yang fungsional.
POCO Pad M1 membawa kamera belakang 8 MP dan kamera depan 8 MP, cukup untuk kebutuhan pemindaian dokumen dan meeting virtual.
POCO Pad X1 sedikit lebih unggul di bagian belakang dengan sensor 13 MP yang mampu menangkap detail lebih baik.
Untuk kamera depan, resolusi tetap sama yakni 8 MP, namun optimalisasi ISP (Image Signal Processor) pada chipset Snapdragon 7+ Gen 3 di X1 kemungkinan akan memberikan hasil video call yang sedikit lebih jernih dalam kondisi minim cahaya.
Kesimpulan: Mana yang Harus Anda Beli?
Berdasarkan analisis di atas, berikut adalah rekomendasi pembelian yang disesuaikan dengan profil pengguna:
- Pilih POCO Pad M1 Jika:
- Anda memiliki anggaran terbatas di angka Rp4 jutaan.
- Memprioritaskan daya tahan baterai ekstrem (12.000 mAh) untuk bepergian jauh.
- Menyukai layar yang sangat besar (12,1 inci) untuk menonton film atau bekerja multitasking split-screen.
- Membutuhkan fungsi reverse charging untuk mengisi daya ponsel Anda.
- Pilih POCO Pad X1 Jika:
- Anda adalah gamer atau power user yang membutuhkan performa tinggi (Snapdragon 7+ Gen 3).
- Menginginkan visual terbaik dengan refresh rate 144 Hz dan resolusi 3.2K.
- Menyukai tablet yang lebih compact dan mudah dimasukkan ke dalam tas kecil.
- Membutuhkan penyimpanan internal besar (512GB) langsung dari kotak.
Dengan memahami perbedaan mendasar ini, konsumen di Indonesia dapat menghindari kesalahan pembelian dan mendapatkan perangkat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan produktivitas maupun hiburan mereka di tahun 2025 ini.
***






