4 Penyebab Anak Tidak Percaya Diri dan Pemalu yang Harus Diwaspadai

  • Whatsapp
Penyebab Anak Tidak Percaya Diri dan Pemalu

Penyebab anak tidak percaya diri dan pemalu perlu kita waspadai. Untuk menumbuhkan kepercayaan diri yang tinggi pada anak tidak dapat dilakukan dalam waktu yang instan.

Oleh karenanya Anda harus berhati-hati dalam bersikap agar tidak merusak rasa kepercayaan diri anak yang baru saja mereka bangun. Dalam hal ini memang diperlukan sekali kesabaran serta pola asuh yang tepat dan sesuai agar anak dapat tumbuh seperti yang diharapkan.

Sedangkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak harus dilakukan sejak usia dini. Salah satu hal yang dapat Anda lakukan sebagai orang tua yakni dengan memberikan kepercayaan penuh terhadap apa yang akan mereka lakukan.

advertisement

Anda dapat membiarkan anak mengeksplorasi diri sehingga mereka akan yakin dan percaya kepada kemampuan yang dimilikinya.

Penyebab Anak Tidak Percaya Diri dan Pemalu yang Harus Diwaspadai

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan anak merasa tidak percaya diri. Tanpa diadari, biasanya penyebabnya berasal dari beberapa kebiasan yang justru membuat anak menjadi minder. Anda mungkin penasaran apa saja yang membuat anak kurang percaya diri dan menjadi pemalu. Berikut beberapa hal yang dapat membantu Anda mengetahui kondisi anak.

1. Keseringan Diremehkan

Biasanya menurunnya rasa kepercayaan diri anak sering diakibatkan karena mereka kerap kali diremehkan. Mungkin Anda mempunyai maksud untuk memberikan mereka motivasi agar anak dapat berusaha lebih maksimal lagi.

advertisement

Akan tetapi tanpa disadari tindakan tersebut akan membuat perasaan anak menjadi kecewa. Meremehkan justru akan menjadikan kondisi psikologis anak semakin buruk. Apalagi jika hal tersebut dilakukan secara berulang.

Kebiasaan meremehkan anak karena kekurangan yang dimiliki olehnya, tanpa pernah memberikan pujian saat anak menunjukkan sesuatu yang istimewa dan spesial hanya akan menjadikan mereka merasa minder.

Hal ini biasanya terjadi saat Anda kurang bersemangat dan kurang mengapresiasi keberhasilan serta hasil karya sang anak. Atau terkadang orang tua meremehkan sikap baik dari anak.

advertisement

Meskipun Anda bermaksud untuk memotivasinya dengan memberi cambukan melalui perkataan yang dilontarkan, tetapi hal ini tidak akan membuatnya semakin semangat untuk berusaha lebih banyak lagi.

Anak justru akan merasa semakin tidak berguna dan mereka akan berpikir bahwa apa pun yang dilakukan selalu tidak bermanfaat dan selalu kurang. Apabila hal ini dilakukan secara terus-menerus hanya akan membuat rasa kepercayaan diri anak semakin memudar dan mereka akan menjadi pemalu.

2. Sering Memarahi Anak

Sering memarahi anak bisa menjadi penyebab anak tidak percaya diri dan pemalu. Mereka akan berpikir bahwa selalu ada yang salah darinya. Apalagi Anda memarahi anak di depan umum ataupun orang banyak, hal ini hanya akan membuat mereka semakin merasa tertekan.

advertisement

Sebaiknya Anda memang menahan amarah tersebut karena hal semacam ini memang kurang diperkenankan untuk ditunjukkan kepada anak. Memarahi juga bukan menjadi solusi yang tepat untuk mengubah dan memperbaiki sikap mereka.

Anda harus berusaha untuk mengubah kebiasaan memarahi anak, terlebih bila di ruang publik. Karena sikap yang demikian akan sangat mengganggu psikologis anak.

Bahkan anak akan merasa malu kepada orang yang melihat kejadian tersebut, walaupun mereka tidak saling mengenal. Anak kecil yang sering kali dimarahi dapat menjadi penyebab mengapa rasa kepercayaan dirinya menurun dan dia juga akan berubah menjadi pribadi yang pemalu.

advertisement

Oleh karenanya sebelum memarahinya, Anda harus mengingat kembali bahwa rasa kepercayaan diri sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Rasa percaya diri yang dimiliki anak akan membantunya untuk menjadi seseorang yang berprestasi dalam segala hal.

Baca Artikel Terkait: 4 Cara Membangkitkan Semangat Suami Terbaik 2021

3. Kurang Mendapatkan Dorongan dari Orang Tua

Agar anak bisa mempunyai keyakinan bahwa dirinya mempunyai kemampuan dan bakat yang berguna, anak membutuhkan dorongan dari orang tuanya. Hal ini menunjukkan bahwa orang dewasa di lingkungannya sangat mencintai dan menyayanginya.

advertisement

Akan tetapi bila Anda kurang mendorong bakat dan kemampuan yang mereka miliki hanya akan menjadikan anak merasa perjuangan yang dilakukannya sia-sia. Inilah yang menjadi penyebab anak tidak percaya pada dirinya sendiri dan berkembang menjadi pribadi yang pemalu.

Anak Anda akan berpikir bahwa setiap perbuatannya tidak akan pernah dihargai dan didukung oleh orang tuanya. Dengan begitu anak akan merasa bahwa diam akan menjadi hal yang lebih baiki daripada melakukan suatu tindakan tetapi tidak dapat membuat orang tuanya merasa bangga.

4. Terlalu Posesif

Menjaga dan melindungi anak memang menjadi tugas wajib orang tua. Akan tetapi bagaiman ajika perlindungan yang Anda berikan ternyata dapat membawa pengaruh yang buruk kepada mereka?

advertisement

Bersikap posesif ataupun rasa melindungi yang terlalu berlebih hanya akan menjadikan anak merasa kurang percaya diri. Mereka akan merasa tertahan dan tidak dipercayai oleh orang tuanya.

Alhasil anak akan menjadi tertekan dan meragukan kemampuan dirinya sendiri. Dengan perlindungan yang berlebihan ini pula anak justru akan sulit menjadi mandiri karena mereka selalu dikontrol ataupun diatur oleh orang tuanya, termasuk dalam hal kecil sekalipun.

Biasanya orang tua kerap menyalurkan kecemasannya sendiri pada anak dan kemudian anak akan terus meyakininya dari waktu ke waktu. Pada akhirnya anak menjadi penakut untuk memutuskan dan melakukan sesuatu karena mereka harus berurusan dengan kecemasan orang tuanya.

advertisement

Baca Juga: 4 Cara Mengetahui Jati Diri Sendiri Paling Gampang

Anak tentu akan berusaha untuk meminimalisir ataupun mengurangi kecemasan orang tuanya. Hal ini berarti mereka harus selalu mengalahkan keinginan yang dimiliki. Dan pada akhirnya lambat-laun anak menjadi tidak percaya diri dan menjadi pemalu, merasa tidak layak untuk mencoba karena khawatir hanya akan menyulitkan keluarganya.

Mengurangi beberapa kebiasaan tersebut memang tidak segampang yang dibayangkan. Akan tetapi sebagai orang tua mungkin Anda harus meminimalisir dalam melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kepercayaan diri pada anak.

advertisement

Itulah beberapa penyebab anak tidak percaya diri dan pemalu yang dapat Anda hindari. Berikan anak kepercayaan walaupun harus tetap mengawasinya. Dan silakan terus mengunjungi Sanepo agar dapat membaca referensi inspiration lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *