Cara Menggunakan Android Studio yang Mudah di Fahami

  • Whatsapp
Cara Menggunakan Android Studio yang Mudah di Fahami
Cara Menggunakan Android Studio yang Mudah di Fahami
Advertisement
Advertisement

Cara Menggunakan Android Studio – Mahir menguasai dunia programmer sangatlah berguna di era digital seperti sekarang ini. Ada banyak bidang programming yang bisa Anda pelajari seperti website developer, mobile developer dengan cara menggunakan Android Studio, dan masih ada beberapa bidang programming lainnya.

Bagi Anda yang ingin fokus pada pengembangan Android, Android Studio adalah pilihan yang tepat. Dengan berbagai keunggulannya seperti integrasi cloud dan firebase, kode editor yang cerdas, instant run, dan fitur lainnya dapat membantu Anda belajar coding Android secara lengkap.

Advertisements

Cara Menggunakan Android Studio

Cara Menggunakan Android Studio
Cara Menggunakan Android Studio

Anda harus menginstall Android Studio sebelum mulai membuat aplikasi. Laptop yang akan digunakan untuk menginstall software tersebut setidaknya mempunyai ukuran 3 GB RAM (direkomendasikan 8GB), dan tambahan 1 GB.

Advertisements

Baca juga: Cara Mendapatkan Sertifikat Army dari Hybe BTS 2021

1. Start a New Android Studio Project

Setelah memilih start a new android studio project, Anda akan beralih ke halaman activity. Pilih empty activity dan ketuk next. Ada beberapa informasi yang harus diisi sebagai konfigurasi proyek aplikasi Anda.

  • Name  : Isi dengan nama aplikasinya
  • Package name  : Nama class yang digunakan untuk memanggil suatu program di   Android
  • Save location : Lokasi projek disimpan
  • Language  : Isi dengan bahasa pemrograman yg akan digunakan
  • Minimum api level : Isi dengan OS Android minimum untuk menjalankan aplikasi Anda

Setelah mengisi semua detail informasi, ketuk finish. Anda akan beralih ke dashboard pembuatan aplikasi. Anda tidak perlu bingung melihat banyak file, fokuslah pada file main activity.java dan file activity_main.xml.

Bacaan Lainnya

Advertisements

2. Membuat Interface

Tampilan visual dari aplikasi Android disebut dengan user interface. Main activity.java adalah class java untuk coding aplikasi (user experience), sedangkan file dengan ekstensi xml berisi tampilannya (user interface).

Baca juga: Cara Mendapatkan Filter IG Langit Berubah dengan Mudah

3. Menjalankan Aplikasi

Tekan tombol play berwarna hijau untuk menjalankan aplikasi. Selanjutnya, pilih device ketika aplikasi tersebut akan dijalankan. Jika ingin menjalankan di smartphone Android, pilih menu setting di android Anda dan pilih developer options. Lalu, aktifkan opsi USB debugging.

Advertisements
Advertisements
Advertisements

Jika terdapat notice mengenai izin USB debugging, ketuk allow dan install driver smartphone Android di komputer Anda. Lihat bagian connected device pada Android Studio dan ketuk device Android Anda, ketuk OK.

Proses compiling akan berjalan dan setelah selesai aplikasi yang sudah dibuat akan berjalan di smartphone Anda. Jika ingin menjalankan aplikasi di emulator, setelah menekan tombol play, pilih create a new visual device.

Pilih ukuran layar dan versi OS Android untuk emulator yang akan dibuat, misalnya Android oreo. Beri nama emulator dan lengkapi beberapa konfigurasi lainnya, lalu ketuk finish. Proses booting emulator dan compiling akan berjalan dan hasil coding program akan muncul.

Advertisements

Jika Anda belum terlalu mahir dalam membuat kode program, Anda dapat memperdalam skill dengan belajar dari berbagai sumber. Tersedia banyak kumpulan project di internet maupun tutorial referensi dalam membuat aplikasi Android dengan cara menggunakan Android studio.

Advertisements
Advertisement

Pos terkait

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *