SANEPO – Apple secara resmi menggulirkan pembaruan iOS 26.1 beta pertama bagi para pengembang terdaftar, hanya berselang satu minggu setelah peluncuran iOS 26 versi publik.
Pembaruan ini tidak membawa fitur revolusioner, melainkan fokus pada serangkaian penyempurnaan antarmuka yang halus namun fungsional pada beberapa aplikasi inti iPhone, serta memperluas dukungan bahasa untuk fitur AI Apple.
Dilansir dari media teknologi CNET pada Rabu (24/9/2025), pembaruan iOS 26.1 beta ini lebih menekankan pada peningkatan pengalaman pengguna (user experience) dan konsistensi desain di seluruh sistem operasi.
Meskipun berstatus beta yang mungkin masih mengandung bug, beberapa perubahan penting berhasil diidentifikasi dan memberikan gambaran arah pengembangan Apple selanjutnya.
Interaksi Baru di Aplikasi Musik dan Foto
Salah satu perubahan paling signifikan dalam pembaruan iOS 26.1 beta ini ditemukan pada aplikasi Apple Music.
Pengguna kini diberikan kemudahan untuk mengganti lagu hanya dengan melakukan gerakan menggeser (swipe) ke kiri atau kanan pada mini player yang tampil di bagian bawah layar.
Fungsionalitas ini menghilangkan keharusan untuk menekan tombol ‘maju’ atau ‘mundur’, sehingga interaksi menjadi lebih cepat dan intuitif.
Aplikasi Foto juga tidak luput dari sentuhan Apple. Bilah kontrol untuk memutar video (video scrubbing bar) kini didesain ulang menjadi lebih ringkas dengan tampilan menyerupai pil (pill-shaped).
Menurut CNET, desain baru ini lebih efisien karena tidak lagi menutupi sebagian besar area video seperti versi sebelumnya.
Perubahan visual lain yang tercatat meliputi:
- Aplikasi Telepon: Papan tombol angka (keypad) kini mengadopsi bahasa desain “Liquid Glass” untuk menyelaraskan estetika dengan bagian lain dari iOS 26.
- Aplikasi Kalender: Dalam “Tampilan Daftar” (List View), setiap agenda kini memiliki latar belakang warna yang membentang penuh (full-width), meningkatkan keterbacaan dan organisasi visual.
Baca Juga : Apple Ungkap Fitur Baru iOS 26: Siri Jadi Super Cerdas, Privasi Makin Ketat
Perluasan Dukungan Bahasa
Di luar aspek visual, Apple juga memperluas kemampuan fitur Live Translation dengan menambahkan dukungan untuk beberapa bahasa baru.
Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk membuat fitur-fitur cerdasnya lebih aksesibel secara global. Apple Intelligence juga dilaporkan mendapatkan ekspansi dukungan bahasa dalam pembaruan ini.
Sebagai versi beta pertama, semua fitur yang ada masih dapat berubah hingga versi final dirilis untuk publik dalam beberapa minggu atau bulan mendatang.
***












