Aplikasi Translate Bahasa Manado Indonesia dengan Aplikasi

  • Whatsapp
Aplikasi Translate Bahasa Manado Indonesia dengan Aplikasi
Aplikasi Translate Bahasa Manado Indonesia dengan Aplikasi

Aplikasi translate bahasa Manado – Di era yang serba canggih ini, banyak fasilitas yang memberikan kemudahan jika ingin belajar bahasa daerah yang ada di Indonesia, tak terkecuali bahasa Manado. Kini, dengan adanya Aplikasi translate bahasa Manado dapat membantu memudahkan Anda untuk mempelajarinya.

Bahasa Manado

Bahasa digunakan sebagai alat komunikasi. Bahasa Manado merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Minahasa. Di Manado, bahasa daerah hanya digunakan dalam konteks pertuturan. Sehingga, tidak ada yang dituangkan dalam ortografi ataupun tulisan.

Bacaan Lainnya

Bahasa Manado memiliki kaitan yang dekat dengan bahasa Indonesia. Banyak kata-kata dalam bahasa Manado yang sama seperti ungkapan dalam bahasa Indonesia. Bedanya, menggunakan kata “kita” sebagai kata ganti orang pertama, bukan “saya” atau “aku” seperti dalam bahasa Indonesia.

Kamus Bahasa Manado

Aplikasi Translate Bahasa Manado ke Indonesia
Kamus Bahasa Manado

Secara kolase untuk dapat menerjemahkan ke bahasa Manado, Anda dapat menggunakan google translate. Selain itu, Anda juga dapat melakukan penelusuran bahasa Manado yang ingin diterjemahkan.

Selain google translate, Anda juga bisa melakukan translate bahasa Manado menggunakan aplikasi khusus terjemahan bahasa Manado yakni Kamus Bahasa Manado. Aplikasi tersebut bisa Anda unduh melalui aplikasi Playstore.

Dalam kamus tersebut banyak menampilkan kosa kata Bahasa Manado. Semua kata dalam pertuturan sehari-hari bahasa Manado terangkum dalam kamus tersebut, baik kata yang menggunakan awalan, sisipan, akhiran dan sebagainya.

Dari semua kata yang terangkum, terdapat pengecualian untuk kata yang mengandung makna kasar atau tidak sepantasnya. Meskipun demikian, Kamus Bahasa Manado tetap menyajikan terjemahan secara lengkap.

Aplikasi Translate Bahasa Manado ke Indonesia

Kosakata dalam bahasa Manado terdapat hingga ratusan. Kosakata tersebut sendiri banyak yang mengambil dari serapan bahasa asing seperti Inggris, Belanda, Portugis, dan Spanyol yang menambah kaya kosakata bahasa Manado yang digunakan hingga kini.

Seperti pada bahasa Inggris, beberapa kata yang digunakan dalam percakapan bahasa Manado memiliki  arti ganda. Dapat dikatakan, suatu kata yang sama dapat berbeda arti/makna, tergantung konteks dan situasi penggunaan kata tersebut.

Bahasa daerah yang unik, terkadang dapat membuat seseorang tertawa apabila baru pertama kali mendengarnya atau karena tidak tahu maknanya hingga terdengar lucu, atau dalam bahasa Manado disebut “grap”. Berikut ini beberapa kosakata dalam bahasa Manado yang paling sering dicari:

Baca juga: Siapakah Ronald Williams TikTok?

1. Karlota

Bagi Anda para pengguna aplikasi Tik Tok, mungkin sudah tak asing dengan bahasa gaul ini. Sempat popular digunakan oleh orang Manado Carlota atau Karlota artinya seseorang yang suka menguping, kepo, cerewet atau tukang gosip.

Sebutan tersebut sama seperti gambaran sifat tokoh Karlota yang diperankan oleh Rebeca Manriquez dalam film Meksiko, Maria la del barrio (Maria Cinta yang Hilang) pada 14 Agustus 1955 hingga 26 April 1996 yang mencapai 185 episode.

2. Apa Kabar

Orang Indonesia terkenal dengan keramah-tamahannya. Tak jarang, untuk menyapa seseorang pertanyaan “Apa kabar?” diucapkan kepada orang lain ketika lama tidak berjumpa atau sebagai bentuk kepedulian mengenai kabar seseorang.

Apa kabar dalam bahasa Manado dapat diucapkan dengan “Apa kabar dang ngana?”. Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan “qt pe kabar bae-bae noh” yang artinya “kabarku baik-baik saja”.

Baca juga: Aplikasi Twinkling Apk Penghasil Uang, Aman atau Penipuan?

3. Sayang

Sama seperti penggunaannya dalam bahasa Indonesia, kata “sayang” dalam bahasa Manado memiliki arti yang sama. Banyak sebagian bahasa Manado yang diambil dari bahasa Indonesia dengan makna yang sama.

Dengan begitu, aplikasi translate bahasa Manado dapat membantu Anda untuk mempelajari bahasa daerah dengan lebih mudah. Semoga artikel ini bermanfaat dan tetap pegang semboyan cintai bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *