SANEPO.COM – Xiaomi baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka berhenti mendukung beberapa ponsel dalam daftar End-of-Life (EOL).
Keputusan ini akan mempengaruhi berbagai model dari merek Xiaomi, Redmi, dan Poco.
Beberapa model yang terkena dampaknya termasuk Xiaomi Mi 10 dan Redmi Note 10.
Langkah ini diambil untuk menghentikan dukungan perangkat lunak untuk lebih dari sepuluh model, yang berarti tidak akan ada lagi pembaruan keamanan atau fitur baru untuk perangkat-perangkat tersebut.
Dilansir dari Gizmochina pada Jumat, 27 Juli 2024, model yang masuk dalam daftar EOL ini termasuk Xiaomi Mi 10S, Mi 10 Pro, Mi 10, Mi 10 Ultra, dan Mi 11 Lite 5G.
Berikut adalah beberapa ponsel Xiaomi yang tidak lagi didukung:
Redmi Note 10 yang populer juga termasuk dalam daftar tersebut, dengan beberapa model yang terkena dampak:
Sementara itu, merek Poco juga tidak luput dari kebijakan ini, dengan Poco M3 Pro 5G (EN, TR) masuk dalam daftar EOL.
Kebijakan ini menunjukkan bahwa perangkat-perangkat tersebut tidak akan lagi mendapatkan pembaruan perangkat lunak reguler, seperti pembaruan fitur, perbaikan bug, atau patch keamanan penting.
Mengapa langkah ini tidak terlalu mengejutkan? Xiaomi, seperti banyak produsen lainnya, memang cenderung memberikan dukungan perangkat lunak dalam jangka waktu tertentu saja, baik untuk ponsel kelas atas maupun ponsel murah.
Pengguna perangkat yang termasuk dalam daftar EOL ini memiliki beberapa pilihan.
Mereka bisa tetap menggunakan ponsel mereka, tetapi harus siap menghadapi risiko keamanan atau masalah kompatibilitas dengan aplikasi baru.
Alternatif lain adalah beralih ke model yang lebih baru untuk mendapatkan dukungan perangkat lunak dan keamanan yang berkelanjutan.
Untuk kamu yang merasa nyaman dengan modifikasi teknis, ada juga opsi untuk menggunakan ROM kustom.
Namun, ini memerlukan tingkat keahlian tertentu dan memiliki risiko tersendiri.
Penting bagi pengguna untuk mempertimbangkan semua opsi ini dengan hati-hati.
Keputusan ini adalah bagian dari kebijakan umum yang diambil banyak produsen ponsel, termasuk Xiaomi, untuk memastikan bahwa perangkat yang beredar tetap aman dan kompatibel dengan teknologi terbaru.
Bagi para pengguna, ini adalah momen untuk mempertimbangkan apakah mereka akan tetap menggunakan ponsel yang tidak didukung atau berpindah ke perangkat yang lebih baru dan mendapatkan manfaat dari pembaruan perangkat lunak terbaru.
***













