Berita  

Update Windows 11 Bermasalah, Sejumlah Pengguna Laporkan SSD ‘Bricked’ Akibat Error BitLocker

Avatar photo
Layar error BitLocker recovery setelah update Windows 11 bermasalah yang menyebabkan SSD tidak terbaca
Layar error BitLocker recovery setelah update Windows 11 bermasalah yang menyebabkan SSD tidak terbaca

SANEPO – Sejumlah pengguna melaporkan adanya update Windows 11 bermasalah yang menyebabkan masalah serius pada perangkat mereka, terutama pada Solid-State Drive (SSD). Laporan yang berkembang di berbagai forum online menyebut pembaruan tersebut memicu error enkripsi BitLocker secara paksa, membuat drive tidak dapat diakses bahkan dalam beberapa kasus menjadi tidak berfungsi sama sekali atau bricked.

Laporan mengenai isu kritis ini pertama kali diangkat oleh media teknologi Windows Central, yang mengkompilasi keluhan dari pengguna di platform seperti Reddit dan Microsoft Feedback Hub. Para pengguna yang terdampak mengalami skenario yang sama: setelah menginstal pembaruan kumulatif Windows 11 terbaru, perangkat mereka tiba-tiba menampilkan layar pemulihan BitLocker (BitLocker recovery screen).

Masalah Kunci: Enkripsi Paksa BitLocker

Menurut kesaksian banyak pengguna, masalah ini muncul bahkan pada perangkat di mana mereka tidak pernah mengaktifkan fitur enkripsi BitLocker secara manual. Sistem seolah-olah mengaktifkan enkripsi tersebut secara otomatis pasca-pembaruan, lalu gagal mengenali kunci pemulihan yang benar.

“Bahkan ketika pengguna memiliki kunci pemulihan BitLocker yang tepat, sistem sering kali menolaknya, mengakibatkan boot loop atau kegagalan total untuk masuk ke sistem operasi,” tulis laporan tersebut. Akibatnya, data yang tersimpan di dalam SSD menjadi tidak dapat diakses. Kasus terburuk yang dilaporkan adalah drive tersebut menjadi ‘bricked’, istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi perangkat keras yang tidak dapat diperbaiki melalui cara-cara standar.

Bukan Masalah Merek SSD Tertentu

Dilansir dari Windows Central, masalah ini tampaknya murni berasal dari perangkat lunak (software) dan bukan kegagalan perangkat keras (hardware) dari merek SSD tertentu. Keluhan datang dari pengguna dengan berbagai merek dan model SSD, menunjukkan bahwa akar masalahnya ada pada cara pembaruan Windows 11 berinteraksi dengan sistem keamanan drive.

Baca Juga : Cara Upgrade Windows 10 ke Windows 11 Tanpa Kehilangan Data

Hingga berita ini diturunkan, Microsoft belum memberikan pernyataan atau pengakuan resmi secara luas mengenai update Windows 11 bermasalah ini. Namun, dengan semakin banyaknya laporan yang masuk, pengguna dianjurkan untuk lebih berhati-hati. Sebagai langkah pencegahan, para ahli menyarankan untuk menunda sementara instalasi pembaruan opsional dan yang terpenting, selalu melakukan pencadangan (backup) data penting secara rutin ke media penyimpanan eksternal atau layanan cloud.