Anime  

5 Fakta Saki Hanakago “Platinum End”, Pacarnya Mirai ??

Saki Hanakago

Sanepo – Saki Hanakago merupakan salah satu karakter utama dalam anime Platinum End. Ia memiliki kebaikan hati yang sangat luas serta paras cantik yang menggemaskan. Ia merupakan salah satu kandidat Dewa yang dipilih oleh malaikat. Setelah mengetahui semua hal yang terjadi, Saki Hanakago bertekad membantu rekannya dalam bertahan hidup meskipun dirinya tidak bisa bertarung.

Jika dilihat dari penampilannya, Saki Hanakago memiliki tinggi tubuh rata-rata dengan wajah polos/datar. Ia memiliki rambut panjang sedang berwarna Coklat. Biasanya ia selalu menggunakan seragam sekolah dan menggunakan baju biasa disela obrolan bersama rekan-rekannya (Jika diluar sekolah). Saki Hanakago menjadi karakter utama wanita dalam anime Platinum End, Ia juga menjadi wanita yang dicintai oleh Mirai.

Fakta Saki Hanakago

Ada beberapa Fakta menarik mengenai karakter Saki dalam anime Platinum End. Ia memiliki masa lalu yang sangat disesali oleh dirinya sendiri dan pada akhirnya ia di pilih sebagai kandidat dewa selanjutnya. Namun ia bukanlah seorang petarung, Saki Hanakago lebih memilih menggunakan panah merahnya untuk memanifulasi orang lain.

Masa Lalu Saki Hanakago

Saki Hanakago dan Mirai merupakan teman masa kecil yang sangat dekat. Meraka bermain dan berusaha untuk mendapatkan semanggi berdaun 4, Setelah beberapa waktu akhirnya mirai menemukan semanggi tersebut dan memberikannya kepada saki. Pada saat yang sama, Kepik kuning mendarat di bagian atasnya dan hal itu menandakan bahwa kebahagiaan akan datang dimasa depan ketika mereka bersama.

Setelah kematian orang tua Mirai, kehidupan berubah dengan sangat cepat. Mirai di asuh oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan mengakibatkan penderitaan yang mendalam. Pada saat itu semua teman-temannya mengejek Mirai dan Saki yang tidak melakukan apa-apa merasa bahwa dirinya juga sama seperti yang lainnya.

Penyesalan Saki Hanakago

Ketika Saki masih kecil, Ia melihat dengan jelas bagaimana perlakukan rekan-rekannya kepada Mirai. Mirai yang hidup dengan sangat berat setelah kematian orang tuanya, di ejek oleh semua rekan-rekannya karna perlakuan yang diberikan oleh pengasuhnya.

Saki Hanakago merasa bahwa dirinya juga bersalah karna membiarkan Mirai di bully. Ia ditekan untuk ikut membully Mirai dan rasa bersalah itu terus menerus menghantuinya. Semua itu mendorong saki untuk bunuh diri di sekolah menengah.