Manusia dalam Kehidupan Modern

  • Whatsapp
Manusia dalam Kehidupan Modern
Advertisement
Advertisement

Siapa pun yang melihat keadaan manusia, penyakit-penyakit, serta musibah-musibah yang mereka derita pasti akan bertanya-tanya tentang sebab yang telah membawa pada keadaan yang seperti ini. Mustahil jika alam yang melakukan itu terhadap manusia. Jawabannya adalah manusia kini menuai akibat kesalahan-kesalahan yang telah dia perbuat karena kebodohan atau karena kelalaian.

Manusia dalam Kehidupan Modern

Manusia telah merusak apa yang ditetapkan sunnatullah di dalam dirinya, yaitu keseimbangan antara potensi, bakat-bakat akal dan jasmaninya. Manusia telah memutuskan hubungan antara dirinya dengan alam luar. Gaya hidup modern telah menganiaya manusia karena memasukkan ke dalam kehidupannya hal-hal baru yang menuntut tatanan khusus.

Advertisements

Akan tetapi, sangat sedikit orang yang mengetahui bagaimana semestinya memperlakukan hal-hal baru itu dan menghindari bahayanya. Setiap kemajuan yang dicapai manusia menuju sebuah peradaban menimbulkan bahaya baru. Tempat tinggal, pakaian, masakan, spesialisasi pekerjaan, dan seterusnya memerlukan kewaspadaan khusus. Semestinya kita membahas setiap permasalahan kesehatan tersebut dengan sedikit panjang lebar.

Advertisements

Rumah

Penemuan rumah telah menjadikan manusia bisa hidup di wilayah-wilayah yang berbeda cuaca dan suhunya, karena rumah menaunginya, menghangatkannya, serta melindunginya dari ‘kejutan’ alam dan dari binatang buas. ltu merupakan keuntungan yang tidak sepele. Tetapi, hidup di dalam rumah juga merupakan sebab dari banyak penyakit. Manusia diciptakan untuk hidup di udara terbuka, seperti halnya hewan-hewan yang dekat dengan manusia dalam bentuk maupun anatomi tubuhnya.

Bahkan, seiring kemajuan pembangunan, manusia menjauh dari udara segar. Pada awalnya, rumah-rumah terbuka untuk udara dan memiliki banyak ventilasi untuk udara. Kemudian rumah-rumah semakin rapat dan ventilasinya ditutup. Akibatnya, di dalam rumahnya sendiri manusia seakan-akan terasing dari dunia luar. Manusia hidup terpenjara seperti ini selama kurang lebih 20 jam sehari.

Statistik-statistik resmi jelas menunjukkan pengaruh tinggal di rumah-rumah yang tidak sehat dari terjangkitnya penyakit TBC, karena tempat tumbuhnya adalah rumah yang sedikit udaranya. Di antara indikasinya ialah bangsa-bangsa yang hidup di pangkuan alam terbuka belum pernah mengenal penyakit ini. Akan tetapi ketika mereka pindah ke kota-kota, penyakit TBC menyerang mereka dengan sangat mengerikan. Seperti suku Negro dan suku Indian di Amerika.

Bacaan Lainnya

Advertisements

Maka dari itu, hari ini kita harus menghindari bahaya rumah dengan membuka jendela-jendela, memperbaiki sirkulasi udara di dalam ruangan-ruangan, memperbanyak keluarnya udara segar, pernafasan yang dalam, dan seterusnya.

Pakaian

Di samping bermanfaat, pakaian juga mempunyai dampak negatif. Bangsa-bangsa yang hidup dalam fitrah alam jarang kita dapati mereka memperhatikan pakaian, bahkan di daerah yang paling dingin sekalipun. Adapun kita, penduduk yang berperadaban dan bergaya hidup modern, sangat disibukkan oleh pakaian.

Kita tidak mampu menghadapi perubahan-perubahan cuaca. Kebotakan, bentuk telapak kaki yang buruk, dan rusaknya fungsi organ-organ dalam tubuh hanya merupakan sebagian akibat yang timbul dari pakaian yang tidak sehat. Oleh karena itu, kami sudah memperingatkan agar memakai pakaian yang ringan dan banyak memiliki celah untuk udara bisa menembus ke tubuh.

Advertisements
Advertisements

Memasak

Memasak merupakan bagian dari penemuan peradaban. Manusia bisa lebih menikmati berbagai makanan, tapi di sisi lain makanan hasil masakan telah melemahkan manusia dan merusak organ pencernaan.

Para pakar hewan membuktikan dari studi terhadap anatomi manusia dan membandingkannya dengan hewan yang dekat dengannya, bahwa manusia diciptakan untuk hidup dari memakan buah-buahan, rumput, dan aneka sayuran. Walaupun hari ini makanan tersebut masih dikonsumsi, tapi sandaran utama manusia ada pada makanan yang dimasak, yaitu pada roti, minyak, daging, dan makanan-makanan padat gizi dengan volume kecil lainnya. Begitu pula makanan mentah dan kering yang menuntut kerja keras gigi dan lambung.

Ringkasnya, apa yang hari ini dilakukan oleh alat penumbuk, dapur, pisau dan garpu, dulu dikerjakan oleh gigi-gigi manusia. Dari sinilah gigi-gigi itu menjadi lemah. Demikianlah, di samping bahaya-bahaya yang timbul dari makan dengan cepat, banyak makan daging, dan menggunakan bumbu-bumbu sehingga membuat manusia makan melebihi kemampuan atau keperluannya.

Advertisements

Itulah beberapa bahaya yang ditimbulkan oleh gaya hidup modern terhadap manusia. Ada penemuan modern lain yang bermanfaat dari beberapa aspek, tapi membahayakan dari aspek lain. Di antaranya ialah kursi-kursi yang digunakan secara tidak benar oleh banyak orang, di mana mereka duduk di atasnya dengan posisi yang menghambat gerakan organ-organ dalam tubuh.

Di antaranya juga adalah percetakan. Di samping manfaatnya yang besar, percetakan juga merugikan manusia karena harus melihat huruf-huruf kecil. Padahal, dulu mereka bisa membebaskan pandangannya jauh tanpa kerja keras atau tekanan.

Advertisements

Di antaranya juga adalah pembagian kerja. Hal ini mengakibatkan bertambahnya kekayaan, kemajuan di berbagai bidang dan pekerjaan, tapi merusak keseimbangan antara kerja akal dan tubuh manusia. Pembagian kerja menjadikan manusia laksana sebuah alat mekanik yang pekerjaannya hanya terbatas pada gerakan-gerakan tertentu. Di samping bahaya-bahaya yang timbul dari beberapa jenis pekerjaan dan sulitnya menjaga aturan-aturan kesehatan di tempat kerja.

Advertisements

Sebelum diakhiri, kami harus menyinggung tentang ketergantungan para pencandu obat-obatan di mana mereka meyakini obat-obatan itu mempunyai kemampuan untuk menghilangkan bahaya-bahaya yang telah disebutkan di atas. Padahal, seringkali kebanyakan obat-obatan itu lebih buruk dari penyakitnya.

Sekarang, seakan-akan kita tidak bisa bangun tidur kecuali dengan segelas kopi, tidak bisa melenturkan usus kecuali dengan zat-zat pelentur, tidak bisa menggugah selera makan kecuali dengan bumbu-bumbu, tidak bisa mendapatkan ketenangan kecuali dengan bius yang timbul dari menghisap tembakau, dan cara-cara yang direka-reka lainnya. Tidak diragukan bahwa dengan itu kita telah berbuat buruk terhadap din i kita sendiri; karena kita berhalusinasi bahwa cara-cara rekaan itu bisa menggantikan cara-cara yang alami.

Cara hidup seperti ini hasilnya pasti, yaitu pendeknya usia manusia. Sesungguhnya kebanyakan hewan mamalia berusia lima kali lipat masa pertumbuhannya. Yaitu, masa sejak dilahirkan sampai mencapai pertumbuhan maksimal. Sementara itu, masa pertumbuhan pada manusia adalah sekitar 25 tahun sehingga usia alami manusia adalah 125 tahun.

Advertisements
Advertisements

Oleh karena itu, dari semua yang telah dijelaskan di depan, kami ingin manusia meninggalkan rumah-rumah dan kota-kota tempat tinggal mereka, lalu kembali ke pangkuan alam dan melupakan semua gaya hidup modern dan kemajuan yang mereka miliki, karena seharusnya kita berjalan maju ke depan bukan mundur ke belakang.

Dalam hal ini, cara untuk maju ialah menggunakan kemodernan untuk menghindari bahaya modernisasi itu sendiri, karena penyakit tumbuh darinya, obatnya juga ada padanya. Di dalam ilmu pengetahuan yang benar, yang merupakan tiang utama penyangga kemodernan, terdapat penolong terbaik bagi kita untuk memperbaiki kesehatan kita yang telah dirusak gaya hidup modern itu.

Oleh karena itu pula, kita tidak harus merobohkan rumah, tapi memperbaiki sirkulasi udaranya. Kita tidak harus berjalan telanjang, tapi mengenakan pakaian longgar dan nyaman. Kita tidak makan seperti kakek-kakek kita, tapi memadukan antara makanan-makanan kita dengan kaidah-kaidah kesehatan. Kita tidak harus meninggalkan kursi-kursi nyaman. Kita tidak juga harus meninggalkan membaca, tapi membaca kitab-kitab yang jelas cetakannya dan memakai kaca mata ketika membaca jika keadaan menuntut.

Advertisements
Advertisements
Advertisement

Pos terkait

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *