TikTok  

Apa Arti Sasibi di Tiktok dan Dalam Bahasa Gaul

Avatar photo
apa arti sasibi
apa arti sasibi

SANEPO.COM Tahukah kamu, apa arti sasibi? Baru-baru ini istilah sasibi sering digunakan di media sosial. Banyak yang penasaran dengan kata tersebut. Tak jarang banyak sekali netizen yang mencari arti kata sasibi. 

Dengan berkembangnya teknologi dan media sosial, sering memunculkan istilah-istilah baru yang sedikit asing. Tak jarang kata atau istilah baru sering melintas di kolom komentar atau di konten seseorang. 

Lantas sebenarnya apa sih arti dari kata sasabi itu? Apa bedanya dengan kata sabi? Untuk lebih jelasnya, mari simak pembahasan berikut ini. 

Fenomena Sasibi di TikTok dan di Media Sosial

apa arti sasibi
apa arti sasibi

Kalau kita perhatikan, kata sasabi hampir mirip dengan kata sabi. Apakah yang dimaksud dengan Sabi? Kata Sabi dalam bahasa gaul berarti BISA.  

Tap tepat sekali, kata tersebut muncul dari pengucapan kata bisa yang diulang-ulang sehingga memunculkan bunyi SABI. Nah, bunyi tersebut sering digunakan untuk menggantikan kata bisa di dalam bahasa gaul. 

Kalau dalam berkomunikasi, ada istilah Sabi kali. Istilah Sabi kali artinya Bisa banget atau bisa sekali. Pengucapannya biasanya lebih situasional dan kondisional. 

Nah kalau sabi artinya adalah bisa, lantas bagaimana dengan sasibi? Belakangan ini memang kata sasibi sering dipakai oleh warganet. 

Tak jarang sanepo juga sering menjumpainya di video Tiktok dan di kolom komentar. Biasanya kata tersebut digunakan untuk memuji seseorang yang dapat melakukan berbagai hal. 

Arti Sasibi di Tiktok

Seperti yang telah sanepo jelaskan sebelumnya, sasibi biasanya digunakan untuk memuji seseorang yang bisa melakukan berbagai hal. 

Jadi kata sasibi merupakan singkatan dari sana sini bisa. Umumnya kata tersebut digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bisa melakukan apa saja. 

Misalnya saja orang tersebut bisa memasak, mencuci, berbelanja, mengurus rumah, bekerja, dan lain sebagainya. 

Jadi orang tersebut akan serba bisa walaupun ia berada di mana saja. Misalkan ia ditempatkan di Jakarta, maka ia bisa beradaptasi dan mendapatkan kehidupan. 

Sedangkan ketika ditempatkan di Bali, ia juga akan bisa beradaptasi dan bisa bertahan hidup. Jadi orang tersebut bisa melakukan apa saja dan bisa beradaptasi dimana saja.